ELECTRONIC CITY INDONESIA MENINGKATKAN LAYANAN Melalui Premium Services & Perbaikan Operational Excellence Dalam Mengantisipasi Melemahnya Daya Beli Pasar Di Tahun 2015

JUNI_PUBEXJakarta, 1 Juli 2016 – PT Electronic City Indonesia, Tbk. (“Perseroan”) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis, 30 Juni 2016.
Adapun keputusan RUPST adalah sebagai berikut:
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2015, termasuk di dalamnya Laporan Kegiatan Usaha, Laporan Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2015 dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mulyamin Sensi Suryanto & Lianny (Moore Stephens) dengan pendapat wajar tanpa pengecualian, sebagaimana dinyatakan dalam Laporan No. 04460616SA tanggal 30 Maret 2016 serta memberikan pelunasan dan pembebasan sepenuhnya (voledig acquit et de charge) kepada setiap anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015 sejauh tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Keuangan Perseroan.

2. Menyetujui penggunaan laba tersebut, sebagai berikut:
a. Sebesar Rp 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah) ditetapkan sebagai Cadangan Umum untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
b. Sebesar Rp 7.366.179.122,- (Tujuh milyar tiga ratus enam puluh enam juta seratus tujuh puluh sembilan ribu seratus dua puluh dua rupiah) atau 20% dari laba tersebut ditetapkan sebagai dividen dan akan dibagikan dalam bentuk dividen tunai kepada seluruh pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 19 Juli 2016 dan akan dibayarkan pada tanggal 10 Agustus 2016.
c. Sisanya sebesar Rp 28.464.716.487,- (Dua puluh delapan milyar empat ratus enam puluh empat juta tujuh ratus enam belas ribu empat ratus delapan puluh tujuh rupiah) akan menambah saldo laba/Retained Earning untuk mendukung pengembangan Perseroan.
d. Selanjutnya memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi untuk mengatur tata cara pembayaran dividen tunai termaksud.
3. Memberikan wewenang dan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan kantor akuntan publik untuk melakukan pemeriksaan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2016 dan menetapkan besaran jasa audit untuk akuntan publik yang ditunjuk serta menunjuk kantor akuntan publik pengganti bilamana karena sebab apapun juga berdasarkan ketentuan peraturan Pasar Modal, kantor akuntan publik yang ditunjuk tidak dapat melaksanakan tugasnya.
4. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan paket remunerasi berupa gaji dan atau tunjangan lainnya bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2016.
5. Memberhentikan dengan hormat Bapak Andi Bharata Winata selaku Komisaris dan memberikan pembebasan dan pelunasan sepenuhnya ( voledig acquit et de charge) atas tugas yang dilaksanakan beliau selama menjabat dan mengangkat Bapak Leemarvin Lieano sebagai Komisaris untuk masa sama dengan sisa masa jabatan seluruh Komisaris yang akan berakhir di
tahun 2020 Memberhentikan dengan hormat Bapak Grant Scott Ferguson selaku Komisaris Independen dan memberikan pembebasan dan pelunasan sepenuhnya ( voledig acquit et de charge) atas tugas yang dilaksanakan beliau selama menjabat dan mengangkat Bapak Fery Wiraatmadja sebagai Komisaris Independen untuk masa sama dengan sisa masa jabatan seluruh Komisaris yang akan berakhir di tahun 2020 Memberhentikan dengan hormat Bapak Fery Wiraatmadja selaku Direktur dan memberikan pembebasan dan pelunasan sepenuhnya (voledig acquit et de charge) atas tugas yang
dilaksanakan beliau selama menjabat dan mengangkat Bapak Wiradi dan Bapak Steven Anggoman sebagai Direktur untuk masa jabatan sama dengan sisa masa jabatan seluruh Direksi yang akan berakhir di tahun 2020 Sehingga untuk selanjutnya susunan Dewan Komisaris dan Direksi adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utam : Hartono Tjahjadi Adiwana
Komisaris : Stephen Pribadi
Komisaris : Leemarvin Lieano
Komisaris Independen : Fery Wiraatmadja
Komisaris Independen : Yuli Soedargo

Direktur
Direktur Utama : Ingrid Pribadi
Direktur : Wiradi
Direktur : Made Agus Dwiyanto
Direktur : Steven Anggoman
Direktur Independen : Anita Angeliana

Memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan keputusan tersebut di atas, termasuk untuk menyatakan kembali keputusan perubahan susunan Direksi Perseroan ini dalam akta notaris dan mendaftarkan dalam Daftar Perseroan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.

Tahun 2015 Perseroan masih melakukan pembukaan 4 gerai baru untuk meraih tambahan pendapatan dan melakukan renovasi 7 gerai guna adanya penyegaran kondisi gerai selain itu perseroan juga telah menambah 3 nilai tambah Premium Service baru dalam hal pelayanan yang sangat membantu konsumen yaitu Express Delivery dalam 6 jam, Kontrak Servis dan Respon Perbaikan dalam 24 Jam.

Perseroan berhasil melakukan migrasi sistem informasi Enterprise Resources Planning (ERP) ke SAP yang lebih baik dan mendukung perbaikan Operational Excellence perseroan pada bulan Juni 2015 untuk keseluruhan 69 gerai dan 11 gudang. Hal ini mencakup perbaikan di bidang Supply Chain Management & Merchandising yang memungkinkan perseroan melakukan penghematan biaya operasional, serta perbaikan layanan pelanggan CRM (Customer Relationship Management).

Dari aspek kinerja keuangan Perseroan sebagaimana keadaan makro ekonomi Indonesia yang kurang mendukung pertumbuhan dalam sektor retail produk Elektronik khususnya dengan menurunnya daya beli masyarakat yang diakibatkan oleh pelemahan mata uang rupiah terhadap mata uang asing terutama US Dollar sedangkan kenaikan upah minimum secara makro juga belum bisa menaikan daya beli masyarakat dan bahkan sebaliknya menambah biaya pegawai yang harus dikeluarkan perusahaan maka perseroan mengalami penurunan pendapatan 20,04 % dari Rp 2,27 Triliun di tahun 2014 menjadi Rp 1,78 Triliun pada tahun 2015, seiring dengan penurunan daya serap pasar elektronik sekitar 20% – 30% (tergantung kategori produk).

Laba kotor perseroan mengalami penurunan sebesar 22,3% dari Rp428,6 milyar pada tahun 2014 menjadi Rp 332,9 Milyar pada tahun 2015.

Laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp 36,8 milliar menurun 71,3% dibandingkan dengan tahun 2014 sebesar Rp 128,8 miliar. Penurunan ini disebabkan karena pencapaian penjualan untuk gerai yang dibuka di tahun 2013, tahun 2014 dan tahun 2015 tidak mencapai target yang sudah ditetapkan sedangkan perseroan harus menanggung biaya operasi yang berkaitan dengan gerai-gerai yang dibuka.

Pada akhir tahun 2015 Electronic City memiliki total gerai 69 gerai dengan luas toko keseluruhan 68.005 M2. Pada Q1 2016 menjadi 65 gerai dengan luas keseluruhan 65.031 M2 dengan adanya penutupan 4 gerai Electronic City yang berlokasi di: Mal Pontianak, Ruko Taman Raja Lombok, Mal Ponorogo City Center dan Mal Bekasi Junction karena tidak menunjukkan pencapaian yang diharapkan. Sehingga total gerai yang dimiliki oleh Electronic City hingga saat ini adalah: 50 gerai Electronic City, 15 gerai Electronic City Outlet dan 10 Gudang.

Dalam upaya peningkatan kinerja Perseroan, Perseroan telah mengambil langkah memperkuat di beberapa bidang termasuk :
1. Supply Chain Management & Merchandising. Suatu kegiatan cross docking yang memastikan ketersediaan barang dagangan di seluruh gerai yang ada tanpa harus menunggu terpenuhinya kapasitas container dan minimum order kepada principal/vendor dengan memusatkan barang persediaan dalam gudang yang terpusat.
2. Customer Relationship Management (CRM) yang dilakukan sejalan dengan perbaikan layanan customer care serta program untuk loyalitas pelanggan.
3. E-commerce yang sudah dikembangkan dari tahun 2012 dipergunakan dalam hal penjualan secara online selain mendukung kegiatan branding dan traffic pulling customers ke gerai-gerai perseroan.
4. Bisnis Development yang kuat dalam hal penyediaan lokasi gerai baru dan gudang pusat untuk keperluan cross docking serta renovasi gerai-gerai yang telah lama untuk membangun citra merek Electronic City
5. Marketing & Communication yang inovatif melalui digital marketing yang memperkuat citra perusahaan dan menjangkau pelanggan baru untuk membuat citra merek Electronic City sebagai pilihan utama dan pertama bagi pelanggan pada saat akan membeli produk-produk elektronik. Electronic City mempertahankan pencapaian penghargaan WoW Brand Awards 2015 sebagai pemimpin di sektornya dengan nilai tertinggi yang merupakan bukti hasil survey terhadap pelanggan bahwa Electronic City adalah merek yang paling direkomendasikan oleh pelanggan untuk retail elektronik. Penghargaan lain seperti Top Brand, Super Brand, Corporate Image Award dan Social Media Awards adalah pencapaian yang mampu dipertahankan dengan nilai tertinggi di sektornya selama beberapa tahun berturut-turut.
6. Pengembangan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia yang berkesinambungan menghasilkan sumber daya manusia yang berintegritas tinggi, loyal, kompeten dan tangguh yang merupakan fondasi utama perseroan dalam setiap kegiatan usahanya.

*****

Electronic City
PT Electronic City Indonesia, Tbk. (kode saham: ECII), adalah pelopor retail elektronik modern di Indonesia yang berdiri sejak tahun 2001. Saat ini ECII sudah mengoperasikan lebih dari 60 gerai yang tersebar di 25 kota dalam 14 propinsi di seluruh Indonesia. Electronic City menawarkan lebih dari 250 merek-merek elektronik terkemuka yang tersedia dalam empat kategori utama: audio-video, home appliances, mobile devices dan gadgets, serta IT/office equipment.

Electronic City juga memelopori untuk memberikan layanan nilai tambah kepada konsumen dalam bentuk angsuran bebas bunga, garansi 14-hari penggantian barang rusak (kecuali wilayah Batam), gratis asuransi bencana kebakaran, gratis asuransi bencana badai & petir, gratis asuransi banjir, pengiriman gratis di radius tertentu, gratis pemasangan, pilihan trade-in, layanan purna jual yang terjamin serta berbagai pilihan pembayaran dan pembiayaan konsumen (syarat dan ketentuan berlaku).

Selain itu, Electronic City juga memiliki Layanan Premium yaitu EC EXPRESS dimana diberikan kepastian dalam hal pengiriman yang lebih cepat yaitu maksimal 6 jam sejak transaksi pembayaran dilakukan, EC SERVICE CONTRACT yang akan menjamin perawatan Air Conditioner Anda secara berkala dengan diskon khusus dan EC 24-HOUR REPAIR yang memberikan kepastian kunjungan teknisi dalam waktu maksimal 6 jam, dari permintaan dan opsi peminjaman unit pengganti selama perbaikan.

Follow Our Social Media

Twitter: @electronic_city
Facebook: Electronic City Indonesia
Instagram: @electroniccityid

Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi:

Corporate Secretary Department

Public Relations

Office: +62 21 5151177 ext. 2186

Email: corporatesecretary@electronic-city.co.id

Alamat

Head Office :
PT Electronic City Indonesia Tbk.
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Lot 22
Sudirman Central Business District (SCBD)
Jakarta Selatan 12190 - Indonesia
Website: www.electronic-city.com

Kalender

March 2017
M T W T F S S
« Oct    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031